Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Januari 2011

Ponsel Android 2.3 ala Google, Nexus S

ImageSesuai kabar yang beredar akhir Oktober silam, Google menggandeng Samsung untuk smartphone terbarunya. Namun, tebakannya meleset. Nama smartphone tersebut bukan Google Nexus Two, melainkan Google Nexus S.
Sebelumnya, telah diketahui jika suksesor Google Nexus One ini akan ditenagai Android versi 2.3 (Gingerbread) sebagai sistem operasinya. Dan, seperti yang diduga, Google Nexus S muncul sebagai buah kerja sama antara Samsung dan Google, di mana Samsung hanya fokus pada piranti keras dan Google mengambil alih segala piranti lunak.
Samsung Electronics bersama Google baru saja mengumumkan kehadiran Nexus S, perangkat pertama di dunia untuk fitur terbaru versi Google dengan program Android.
“Samsung dan Google telah bekerja sama dengan baik untuk melahirkan sebuah pengalaman ponsel pintar Android yang terbaru,” kata JK Shin, Presiden dan Kepala Mobile Communications Business di Samsung Electronics, dalam keterangan resminya, Senin 13 Desember 2010.
“Hal ini telah menjadi ambisi kami dalam bekerja dengan Google untuk terus mendorong program Android lebih maju. Nexus S mengintegrasikan perangkat keras terbaik Samsung di kelasnya dan teknologi terbaru dari Google dengan upgrade Android 2.3 Gingerbread,” tandasnya.
Nexus S hadir dengan Super AMOLED, di mana teknologi layar sentuh capacitive 16 juta warna mampu memberikan pengalaman menonton yang premium. Layar sebesar 4 inci sengaja didesain melengkung supaya lebih ergonomis dan bisa dirasakan saat dipegang oleh pengguna.
Hal menarik lainnya, Nexus S juga dilengkapi oleh fitur Near Field Communication (NFC), yakni teknologi yang memungkinkan Anda untuk membaca informasi dari benda sehari-hari seperti stiker dan poster yang tertanam dengan chip NFC.
Menilik jeroannya, Nexus S ditenagai prosesor aplikasi Samsung 1 GHz. Ia juga dilengkapi dengan kamera 5 megapiksel di sisi belakang lengkap dengan camcorder, serta kamera VGA yang menghadap ke depan untuk fitur video call.
Sensor giroskop pada Nexus S cukup berguna saat pengguna bermain games ke kiri dan ke kanan, atas dan bawah. Kinerjanya menyerupai sensor accelerometer. Android 2.3 (Gingerbread) menjadi primadonanya, karena versi ini adalah versi tercepat Android sampai saat ini.
Nexus S juga mencakup sejumlah fitur Android, seperti portable hotspot Wi-Fi, multitasking, akses ke layanan Google mobile seperti Google Search™, Gmail™, Google Maps™ dengan navigasi, Voice Actions, Google Voice™ dan YouTube™, dan akses untuk lebih dari 100.000 aplikasi dan widget di Android Market™. (Vivanews.com)

Jumat, 17 Desember 2010

Rekor Baru Pasar Sepeda Motor Dalam Negeri


Industri kendaraan bermotor di Indonesia lagi subur. Keberhasilan penjualan mobil tahun ini melampaui rekor pasar 2008, juga diikuti sepeda motor. Sampai bulan ke-11, total pasar kendaraan roda dua sudah mencapai 6.881.893 unit. Berarti, jumlah tersebut tercatat sebagai rekor baru setelah melewati angka tertinggi 6.215.831 unit yang diukir pada 2008.
Padahal, tahun pemasaran 2010 masih sisa satu bulan lagi. Dengan tambahan 620.000 unit dari penjualan rata-rata bulanan, maka prediksi total tahun ini bisa menembus 7,4 juta unit, atau naik 27,5 persen dari tahun lalu 5,8 juta unit.
Dari data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) yang diperoleh Kompas.com, akhir pekan lalu, Honda masih memimpin penjualan dengan 3.202.979 unit atau menguasai 46,54 persen pangsa pasar. Sementara Yamaha membayang di belakang dengan 3.095.072 unit (44,97 persen), diikuti Suzuki menorehkan 484.276 unit (7,04 persen), Kawasaki 79.566 unit (1,16 persen), TVS 18.185 unit (0,26 persen), dan Kanzen 1.815 unit (0,03 persen).
Pasar sepeda motor pada November lalu turun 6 persen atau terjual 652.721 unit dari bulan sebelumnya 694.576 unit. Yang mengherankan Sigit Kumala, Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) dan Paulus Sugih Firmanto, General Manager Promotion and Motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), melemahnya pasar sepeda motor di bulan ke-11 sangat bertolak belakang dengan kondisi makro ekonomi di Indonesia.
“Mungkin ada konsumen yang menunda pembelian karena mencari pendaftaran STNK di awal tahun. Tapi masih diselidiki,” beber Sigit kepada Kompas.com (12/12/2010).
Paulus menambahkan, “Mungkin karena musim penghujan yang tak menentu mengakibatkan produk perkebunan dan pertanian sedikit terganggu. Soalnya, pasar motor khususnya di daerah sangat tergantung pada hasil panen.” (Kompas.com)